MENGENAL 5 BANGUNAN BERSEJARAH DI BALI

Siapa yang tidak mengenal kota Bali? semua orang pasti mengenal kota ini. Kota yang terkenal dengan tempat wisata ini adalah primadona Indonesia. Keindahan alam dan pantainya sangat terkenal sehingga banyak para wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut. Sebagai kota wisata, Bali memang menyuguhkan beraneka ragam tempat wisata, baik wisata alam, kesenian dan juga budaya. Tidak hanya itu, bangunan bersejarah di Bali juga ada dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.


Beberapa Bangunan Bersejarah Di Bali
1.   Monumen Bom Bali (Ground Zero)
Monumen ini adalah untuk mengenang tragedi bom Bali I yang terjadi pada tanggal 12 Oktober 2012, tepatnya di wisata Kuta. Tentu kita masih ingat bahwa saat tragedi tersebut ada sekitar 202 korban jiwa. Selain dikenal dengan Monumen Ground Zero, monumen tersebut juga disebut dengan monumen Panca Benua. Lokasi pemboman waktu itu terjadi di Paddy’s Pab dan di depan Sari Club. Monumen ini terletak di lokasi Paddy’s Pub tersebut, sementara Paddy’s Pub direlokasi ke selatan tepat di depan monumen ini. Monumen ini menjadi salah satu bangunan bersejarah di Bali. Untuk mengenang tragedi tersebut, setiap tahun pada tanggal 12 Oktober banyak orang yang datang ke tempat itu berasal dari berbagai negara.

2.   Prasasti Blanjong

Blanjong adalah nama daerah di Desa Intaran, Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali. Prasasti Blanjong ini adalah sebuah tugu yang melambangkan kemenangan ketika Sri Kesari Warmadewa memimpin Bali. Prasasti ini menggunakan dua bahasa yakni bahasa Bali Kuno yang ditulis dengan huruf Pra Negari dan bahasa Sanskerta dengan huruf Kawi. Berdasarkan isi prasastinya, prasasti ini dikukuhkan pada tahun 835 Saka. Tinggi prasasti yaitu 177 cm, diameter 62 cm dan beberapa kali mengalami pemugaran. Kini, Prasasti Blanjong ditempatkan di lemari kaca besar agar lebih terlindungi.

3.   Istana Tampak Siring
Bangunan bersejarah di Bali lainnya yaitu Istana Tampak Siring. Istana ini terletak di Desa Tampak Siring, Kecamatan Tampak Siring, Kabupaten Gianyar, Bali. Istana ini dibangun di atas areal berbukit, di atas ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Istana yang nampak sejuk ini adalah sebuah istana yang dibangun setelah kemerdekaan dalam dua masa yaitu pada tahun 1957 dan 1963. Penggagasnya adalah Presiden Soekarno. Terdapat 4 ruangan dalam istana ini yang menjadi ruangan favorit presiden Soekarno yaitu Wisma Merdeka, Wisma Yudhistira, Wisma Negara dan Wisma Bima.


4.  Taman Tirta Gangga
Setelah beberapa bangunan bersejarah di Bali yang sudah disebutkan di atas, selanjutnya yaitu Taman Tirta Gangga. Kini, taman ini menjadi tempat wisata yang sangat menarik. Taman ini dulunya adalah tempat persinggahan seorang raja Karangasem. Terdapat tiga bangunan utama yang menjadi karakter taman yaitu kolam, Patung, dan Kebun. Taman dengan luas 1,2 hektar dibangun memanjang dari barat ke timur di area persawahan. Air yang berada di kolam tersebut berasal dari dalam tanah, bukan air isi ulang seperti kolam pada umumnya. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, air tersebut merupakan air suci yang biasanya digunakan untuk melakukan upacara adat.

5.   Istana Taman Air Ujung
Taman ini merupakan situs dari kerajaan Karangasem. Taman ini juga disebut dengan taman Soekasada, letaknya berada di bagian paling timur Kabupaten Karangasem yaitu di Desa Tumbu. Taman ini dibangun saat  Raja Karangasem yang terakhir yaitu I Gusti Bagus Jelantik . Pembanguna dimulai pada tahun 1909 dan selesai pada tahum 1921.

Itulah beberapa bangunan bersejarah di Bali yang bisa menjadi referensi untuk anda. Bali yang selalu dikenal dengan pantai indahnya ini ternyata juga memiliki wisata sejarah yang sayang jika tak dikunjungi.