Bangunan Bersejarah Di Palangkaraya Paling Populer

Palangkaraya merupakan sebuah kota sekaligus beserta ibu kota Provinsi dari Kalimantan Timur. Dahuulu pada awal pembangunan kota Palangkaraya pada tahun 1957 - 1972, kota ini dikenal dengan nama kota Palangkaraja. Tahukah anda jika kota bersejarah ini memiliki sangat banyak tempat dan bangunan bersejarah yang wajib anda kunjungi untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan mengenai sejarah kota di Indonesia serta untuk anda nikmati suguhan keindahan tempatnya saat sedang berlibur, yang pastinya akan membuat anda semakin terpesona dan takjub dengan legenda sejarahnya. Berikut ulasan lengkap untuk anda mengenai beberapa bangunan bersejarah di Palangkaraya.


Rumah Besar Loendjoe
Bangunan bersejarah di Palangkaraya pertama ialah Rumah Besar Loendjoe, bangunan bersejarah ini terletak Kecamatan Kapuas Barat, Kuala Kapuas, tepatnya berlokasi di Desa Mandomai. Rumah Besar Loendjoe merupakan sebuah rumah yang menerjemahkan tentang kehidupan suku dayak Ngaju pada masa silam, bangunan ini sering juga disebut Humai Hai. Bangunan ini memang terlihat berbentuk satu bangunan fisik, namun tahukah anda ternyata di dalamnya terdapat satu kesatuan sosial yang bahkan memiliki satu orang pemimpin yang di sebut dengan Tetua Rumah Besar (Bakas Huma). Bakas Huma memimpin beberapa keluarga yang hidup di dalamnya.

Bangunan Humai Hai di sebut sebagai Rumah Besar Loendjoe dikarenakan rumah besar ini dibangun oleh orang yang bernama Moeses Loendjoe dan keluarganya pertama kali pada tahun 1907. Dalam sekilas rumah ini terlihat seperti peleburan budaya dari Rumah Betang, yaitu rumah adat khas suku dayak yang ada di Kalimantan Tengah. Pada awal pembangunannya, Rumah Besar Loendjoe mengikuti trend transisi budaya Kolonial Belanda hanya saja dipadukan dengan konsep Rumah Betang suku dayak Kalimantan Tengah.

Batu Banama
Bangunan bersejarah di Palangkaraya berikutnya ialah Batu Banama, bangunan ini terletak di Kecamatan Bukit Batu, Palangkaraya, tepatnya berlokasi di Jalan Batu Banama Kelurahan Tangkiling. Batu Banama merupakan sebuah objek wisata bersejarah yang ada di Palangkaraya, tidak hal lain yang bisa anda temukan di lokasi ini selain batu, batu, dan batu. Namun jangan menyepelekan batu-batu ini karena batu ini ialah batu yang memiliki nilai sejarah dibaliknya. Bagi anda yang berniat mengunjungi destinasi wisata bersejarah Batu Banama ini, maka pilihlah mendatangai tempat ini bersama salah seorang masyarakat lokal yang mengerti dan memahami sejarah batu-batu tersebut untuk memberikan penjelasan agar menambah ilmu pengetahuan dan wawasan anda.


Tugu Soekarno
Bangunan bersejarah yang ada di kota Palangkaraya selanjutnya ialah Tugu Soekarno. Tugu Soekarno berada di Jalan S. Parman kota Palangkaraya. Tugu Soekarno merupakan sebuah Tugu Kota Palangkaraya yang dianggap sebagai tonggak berdirinya kota Palangkaraya, hal ini dikarenakan tempat inilah awal mulanya peletakan batu pertama oleh Ir. Soekarno sebagai moment pendirian dan pembangunan kota Palangkaraya sehingga dibuatlah sebuah tugu untuk mengenang masa tersebut. Bukan hanya itu saja, disini juga terdapat patung Ir. Soekarno untuk penghormatan masyarakat Palangkaraya terhadap presiden Republik Indonesia yang pertama tersebut.
Pada masa Soekarno dulu, Palangkaraya merupakan kota dengan tujuan awal sebagai ibukota Indonesia di masa depan sehingga tidak salah jika kota ini dikatakan sebagai kota bersejarah. Bangunan bersejarah di Palangkaraya ini bisa andaa datangi setiap hari, bangunan ini sangat cocok untuk menemani libur anda bahkan juga hari biasa, hal ini dikarenakan tempat ini didesain sangat nyaman sehingga membuat masyarakat betah berlama-lama untuk bersantai dengan keluarga, teman, dan lain-lain.