Menguak Sejarah di Kota Lumpia; Semarang

Semarang, ibukota Provinsi Jawa Tengah yang merupakan kota metropolitan terbesar kelima setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Semarang merupakan sebuah kota yang menyediakan lapangan pekerjaan dengan cukup baik. Hal tersebut terbukti dengan adanya populasi penduduk Semarang yang mencapai 2 juta jiwa dan 2,5 juta jiwa pada siang hari.


Pada mulanya Semarang ini merupakan sebuah daerah di pesisir yang bernama Pragota (Bergota). Daerah yang akhirnya dikenal dengan nama Semarang ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno pada masa itu. Selain sejarah singkat mengenai kota yang terkenal dengan lumpia, kota Semarang juga memiliki beragam jejak yang menyimpan sejarah pada masa lampau. Salah satu bukti adanya sejarah tersebut ialah dapat ditemui pada berbagai bangunan bersejarah di Semarang.

Di bawah ini merupakan beberapa bangunan bersejarah di Semarang yang harus diketahui:

·   Little Netherlands yang terletak di Kota Lama Semarang, merupakan bangunan dengan arsitektur kuno yang akan membawa pengunjung berimajinasi terbawa ke masa lampau, tepatnya saat penjajahan Belanda. Bangunan ini dinamakan sebagai Little Netherlands karena terdapat beberapa bangunan yang mengesankan kekentalan nuansa Belanda, seperti Gereja Bleduk, Jembatan Berok, Gedung Jiwasraya, Gedung Marabunta, Stasiun Tawang, dan banyak lagi bangunan lainnya.

·   Kantor Pos Besar Semarang.

 Ingat saat dulu saling berkirim pesan melalui surat? Ya, di Semarang terdapat sebuah bangunan sejarah berupa kantor pos dengan arsitektur kuno. Kantor pos tersebut sudah berdiri sekitar hampir setengah abad lamanya. Budaya surat menyurat terkesan tidak lekang oleh waktu dengan adanya bangunan bersejarah di Semarang satu ini.


·   Lawang Sewu. 

Orang-orang dari berbagai penjuru pasti tidak asing dengan salah satu bangunan bersejarah di Semarang satu ini. Lawang sewu merupakan bangunan peninggalan zaman Belanda yang memiliki banyak pintu, sehingga karena itulah dinamakan dengan Lawang Sewu. Entah pada kenyataannya jumlah pintu yang berada pada bangunan tersebut memang ada seribu (sewu) atau tidak, yang jelas bangunan ini merupakan salah satu bangunan bersejarah yang menarik perhatian berpasang mata untuk mengunjungi kota Semarang.


·  Klenteng Sam Poo Kong, merupakan bangunan yang tidak hanya mengingatkan akan sejarah, tetapi juga memberikan pesan kedamaian untuk umat beragam agama. Klenteng ini dibangun oleh masyarakat Tionghoa yang mayoritas beragama Konghucu dengan kombinasi ornamen bernuansa ke-Islaman. Pada Klenteng Sam Poo Kong, terdapat sebuah bangunan yang sengaja dihadapkan ke arah kiblat serta diletakkan beduk di dalamnya. Selain itu, klenteng ini juga meletakkan patung Laksamana Cheng Ho yang notabene beragama Islam, setinggi 12, 7 meter.

 
·   Vihara Watu Gong, merupakan tempat ibadah umat Budha yang juga dibuka untuk masyarakat umum. Arsitektur vihara ini cukup unik, ialah berbentuk seperti pagoda yang sekilas akan mengingatkan pengunjung akan film ular putih. Salah satu bangunan bersejarah di Semarang ini memiliki arsitektur bergaya Cina yang sangat menarik untuk dikunjungi.


·  Tugu Muda, merupakan sebuah monumen yang dibangun pada tahun 1951 sebagai peringatan atas terjadinya pertempuran lima hari di Kota Semarang. Tugu berpenampang lima ini dikerjakan oleh Salim serta seniman Hendro. Di sekitar tugu ini terletak pula beberapa bangunan sejarah, seperti salah satunya adalah Lawang Sewu.
Itulah beberapa bangunan bersejarah di Semarang. Menarik, bukan? Jangan lupa untuk mengunjungi bangunan bersejarah di Semarang tersebut ketika bertandang ke kota lumpia ini, ya.