Bangunan Bersejarah di Malang



Malang selain terkenal sebagai kota apel, kota bunga dan kota wisata alam juga mempunyai wisata sejarah bangsa Indonesia. Malang yang berbatasan dengan Surabaya. Malang menjadi kota terbesar kedua setelah Bandung, kota malang mempunyai perbedaan dengan Kabupaten Malang. Kota malang, kabupaten Malang dan Kota Batu menjadi kesatuan wilayah dengan nama Malang raya. Kota malang dijuluki dengan nama kota apel karena malang menjadi salah satu daerah penghasil apel di Indonesia, dijuluki kota bunga karena pada masa lalu kota malang terkenal mempunyai wilayah yang indah dengan berbagai bunga dan pohon-pohonya. Sedangkan Kota malang mempunya banyak bangunan candi yaitu candi jago, candi singosari, candi jawar ombo, candi sumberawan, kompleks candi gunung Arjuna, candi kidal, candi songgoriti, dan candi badut yang menjadikan kota malang sebagai kota wisata kebudayaan untuk kota wisata alam di daerah malang terdapat beberapa gunung seperti gunung Semeru, Gunung Arjuna dan kompeleks pegunungan Bromo. Sedangkan bangunan bersejarah di Malang seperti:

  • Bangunan ijen boulevard  
merupakan kompleks perumahan yang dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda, bangunan ini dibuat oleh Ir. E.A Voonerman dengan bantuan Ir. Herman Thomas Karten dengan bentuk perumahan yang berbeda dengan yang lain bentuknya berupa villa dengan bentuk jalan yang menghubungkan perumahan biasa dengan perumahan mewah. Sistem perumahan ini mampu membuat beberapa golongan masyarakat (Arab, Cina, peri bumi, dan kolonial) hidup berdampingan dengan dihubungkan berbagai jalan. Nama jalan-jalan yang ada disebut dengan nama berbagai gunung yang ada seperti Jl. Semeru dan Jl. Bromo. Dalam konsep rumah ini pemerintah Hindia Belanda mencoba membuat desain 
rumah gaya Eropa.


  • Kantor dinas pendapatan daerah
Bangunan bersejarah di Malang ini pada mulanya digunakan untuk sebuah hotel dengan nama Trid Hotel. Pada masa setelah perang kemerdekaan ke-2 gedung ini dipakai oleh pemerintah untuk tempat koordinasi bagi tentara Republik untuk kembali lagi ke Kota Malang. Sekarang bangunan ini digunakan untuk sebuah kantor dinas.


  • Stasiun kota baru
Stasiun kota baru merupakan stasiun ke dua yang dibangun setelah stasiun kota lama. Dibangun pada tahun 1879 sebagai akibat dari ramainya industri tebu dan kopi yang ada di Kota Malang. Stasiun ini terhubung langsung dengan pemerintah pusat. Letaknya di Jl Trunojoyo No.10 Klojen, Kec. Klojen.



  • Balai kota Malang
Mengkombinasikan konsep Hindu, Jawa dan Eropa. Bangunan ini mempunyai tiga tingkat dengan atap berbentuk tumpang. Pada peristiwa sejarah bangunan ini pernah di bumi hanguskan oleh tentara Republik agar tidak bisa digunakan kembali oleh pemerintah Belanda pada masa perang Kemerdekaan pertama.


  • Gedung Sekolah SMA N Tugu
Gedung yang sekarang dipakai tempat sekolah ini dahulunya adalah tempat sekolah anak-anak keturunan Belanda, pada masa penjajahan Jepang bangunan ini digunakan untuk tawanan laki-laki Belanda. Lokasinya di Jl. Tugu Utara Kel. Klojen


Beberapa bangunan bersejarah di Malang yang lain seperti: Kampong Arab di belakang masjid Jami’, Masjid jami’, hotel pelangi, kampong di kawasan Splendidi, toko Oen dan Kayutan. Bangunan bersejarah di Malang mempunyai keunikan tersendiri. Bangunan bersejarah di kota malang di tunjukkan oleh pemerintah Hindia Belanda untuk menyatukan berbagai etnik yang ada yaitu Jawa, Madura, Arab, Cina dan Kolonial. Pada umumnya bangunan yang dibuat sebagai tempat hunian menyatukan berbagai etnis tersebut. Banyaknya bangunan bersejarah di Malang membuatnya menjadi kota Paris Van Java karena keindahan kotanya.