JOGLO RUMAH ADAT JAWA TIMUR, JENIS DAN BAGIAN- BAGIANNYA

Jawa Timur adalah sebuah provinsi yang terletak di bagian timur pulau jawa, Indonesia. Ibu kotanya adalah Surabaya. Jawa Timur ini memiliki wilayah terluas di antara 6 provinsi di Indonesia. Jawa timur ini dihuni oleh manusia sejak zaman prasejarah. Hal ini tentunya jawa timur memiliki banyak kebudayaan yang harus dijaga kelestariannya. Tidak hanya itu, Jawa timur ini juga memiliki ciri khas tersendiri dalam hal rumah adatnya. Setiap daerah tentunya memiliki rumah adat sendiri sebagai lambang dari budayanya. Berikut akan dijelaskan mengenai rumah joglo jawa tmurdan penjelasannya.


Rumah Joglo Jawa Timur 

Rumah adat jawa timur adalah rumah joglo. Rumah ini masih terdapat di beberapa daerah seperti Ponorogo. Secara umum, rumah joglo jawa timur masih sama dengan joglo jawa tengah, baik dalam hal arsitekturnya maupun filosofinya. Disebut joglo karena bentuk atapnya yang seperti bentuk gunung. Rumah joglo ini pada umumnya terbuat dari kayu jati. Stilasi yang berbentuk gunung ini karena memiliki arti yang bagus. Kehidupan orang Jawa gunung merupakan sesuatu yang tinggi dan disakralkan. Hal ini juga banyak dituangkan dalam berbagai simbol, khususnya yang berkaitan dengan hal mistis. 



Desain rumah adat joglo ini tentunya banyak dipengaruhi oleh kepercayaan animisme, hindu dan budha pada zamannya. Mereka meyakini bahwa gunung adalah tempat tertinggi dan dianggap suci. Untuk itulah, konsep gunung juga diterapkan pada rumah waktu itu. Saat ini sudah banyak rumah joglo yang ditiadakan karena pengaruh islam masuk. Rumah joglo yang ditiadakan seperti di daerah pesisir pantai utara contohnya Tuban, Gresik, dan Lamongan. Kemudian Islam terus menyebar hingga ke berbagai daerah di Jawa Timur seperti Madiun, Blitar, Trenggalek, dll. 

Macam- Macam Rumah Joglo Dan Bagiannya

Rumah joglo ini juga memiliki arti yang dalam selain pada filosofi yang sudah dijelaskan di atas. Rumah joglo masih menyiratkan kejawen masyarakat Jawa. Hal penting yang biasanya menjadi makna dari rumah joglo ini adalah hubungan harmonis antara manusia dan sesamanya serta hubungan manusia dan lingkungannya. Makna tersebut dapat dilihat dari tata bangunannya yang meliputi pondasi, jumlah tiang, bebatur atau tanah yang diratakan dan lebih tinggi dari tanah sekelilingnya, dan juga ornamen lainnya penyusun rumah tersebut. 

Rumah joglo ini terdiri dari beragam jenis diantaranya Joglo Lawakan, Joglo Sinom. Joglo Jompangan, Joglo Pangrawit, dan Joglo Mangkurat. Setiap Jenis tersebut memiliki ciri khas tersendiri, namun secara umum rumah jiglo memiliki beberapa unsur. Unsur- unsur tersebut diantaranya pendapa, pringgitan, sentong, dalem, gandok tengen dan gandok kiwo. 

Pendapa merupakan bagian paling depan dari rumah joglo. Ruangannya luas tanpa adanya sekat- sekat. Tempat ini berfungsi sebagai tempat pertemuan, atau adanya acara- acara besar oleh penghuninya. Di bagian pendopo ini biasanya terdapat soko guru, soko pengerek, dan tumpang sari. Kemudian untuk bagian pringgitan adalah bagian penghubung antara pendapa dan rumah dalem. Biasanya berfungsi untuk ruang tamu. Selanjutnya yaitu bagian dalem yang merupakan tempat bersantai para keluarga dan lebih bersifat privasi. 

Selain yang sudah disebutkan, selanjutnya adalah sentong. Sentong ini adalah ruangan yang fungsinya sebagai tempat istirahat atau ruang kamar. Gandok Tengan/ kira adalah bagian rumah yang terletak di samping kanan dan kiri atau bisa juga di bagian belakang. Gandok artinga bergandengan. Artinya ruangan ini masih bergandengan dengan rumah namun ada pembatas. Gandok ini biasanya difungsikan untuk menyimpan barang- barang.