Rumah Bubungan Lima dari Bengkulu

Rumah adat bengkulu dan penjelasannya yang akan kami bahas kali ini menjadi suatu topik mengenai rumah adat tradisional di Indonesia. Rumah adat bengkulu ini dinamakan rumah bubungan lima. Memang, keanekaragam rumah adat di Indonesia dan salah satunya adalah rumah adat dari bengkulu yang mempunyai ciri khasnya tersendiri. Berkaitan dengan pembahasan tersebut, pastinya Anda ingin mengetahui lebih jelas dan detail lagi mengenai rumah bubungan lima. Oke, bacalah ulasannya berikut ini ya.

Fungsi Rumah Bubungan Lima
Rumah bubungan lima biasanya memang khusus untuk tetua adat atau pun keluarga. Hal tersebut mendorong ketua adat dalam membangun rumah yang mana pada suatu rumah bubungan lima dibagi menjadi berbagai ruangan. Nah, apa saja ruangan tersebut? Ruang yang pertama adalah berendo atau kerap disebut beranda. Pada bagian ini, ruangan bermanfaat sebagai tempat untuk menerima tamu. Bagian berikutnya adalah hall yang juga digunakan sebagai tempat menerima tamu. Hall ini biasaya ada di bagian depan pada pintu rumah. Bilik gadis ialah kamar tidur bagi anak gadis dewasa, terletak sebelah dengan bilik gedang. Nah, bilik gedang ini adalah kamar tidur utama untuk kepala keluarga, istri, dan anak-anak kecil. Ruang berikutnya adalah ruang tengah dan ruang makan. Ruang tengah sebagai tempat bersantai dan ruang makan sebagai tempat dimana disajikan makanan dan tempat makan untuk keluarga. Tidak hanya itu, terdapat pula ruangan seperti garang yang bermanfaat untuk menyimpan air, cuci pakaian, dan cuci piring. Dapur sebagai tempat untuk memasak. Dua ruangan lainnya adalah berendo belakang dan kolong. Berendo belakang terletak pada bagian belakang rumah yang digunakan untuk tempat istirahat setelah memasak. Untuk kolong yang berada pada bgaian bawah rumah, kerap digunakan sebagai ruangan atau tempat yang bermanfaat untuk menyimpan kayu bakar, alat pertanian, serta hasil panen, atau juga bisa untuk kandang hewan ternak.



Struktur pada Rumah Bubungan Lima
Hal berikutnya adalah tentang struktur rumah bubungan lima. Rumah bubungan lima ini memiliki struktur yang berbentuk panggung, yang memang sudah dibentuk dengan tujuan untuk menahan adanya gempa. Tidak hanya itu, Anda juga harus mengetahui bahwa rumah bubungan lima mempunyai desain pada atap seperti bubungan limas, bubungan jembatan, dan bubungan haji. Nah, untuk atapnya sendiri terbuat dari ijuk, namun sekarang ini, bahan atap yang sering digunakan adalah genteng. Pada rumah bubungan lima memang terdapat suatu tangga untuk memasuki rumah. Untuk jumlah tangganya tersebut, berjumlah ganjil seperti tujuh, sembilan, yang semuanya memang berdasarkan dari tinggi rumah adat. Dengan adanya jumlah ganjil tersebut, mempunyai makna tersendiri untuk warga bengkulu yang mana mempunyai makna yaitu tentang ketuhanan. Jadi tahu kan Anda sekarang tentang struktur rumah bubungan lima khas Bengkulu?

Dari penjelasan di atas mengenai fungsi dan rumah bubungan lima, semoga apa yang telah diulas memberikan tambahan wawasan bagi Anda dalam bidang rumah adat nasional Indonesia. Dengan itu, kecintaan Anda terhadap budaya nusantara pun juga kian bertambah dan agar tetap lestari. Tidak hanya itu, rumah bubungan lima menjadi warisan leluhur yang harus tetap kita jaga bersama, agar tidak tergerus oleh zaman yang kian modern dan hingar bingar. Hal ini dibuktikan dengan adanya topik rumah adat tradisional yakni rumah bubungan lima atau rumah adat bengkulu dan penjelasannya secara detail.