Proses Terbentuknya Batu Marmer

Yah,,, sejatinya proses terbentuknya batu marmer terjadi secara alami pada alam. Hanya saja untuk membuat batu-batu marmer ini memiliki nilai, maka harus melewati serangkaian proses yang ada. Dengan demikian,maka barulah batu marmer bisa digunakan untuk menghiasi rumah, kantor, dan tempat-tempat lainnya.

Untuk menemukan batu marmer, biasanya seseorang harus berada pada lokasi-lokasi tertentu. Dimana lokasi tersebut terdapat gunung-gunung yang terbentuk dari batu mamer. Tak jarang juga dari mereka yang harus melakukan pengalian untuk mendapatkan mamer yang berkualitas.

Macam-macam kualitas batu marmer

Jenis mamer yang ada dipasaran sangatlah bervariatif, ada yang dibandrol dengan harga yang mahal serta ada yang dibandrol dengan harga yang sangat mahal. Namun pada intinya, mamer dibanding dengan bahan lainnya termasuk bahan yang cukup mahal. Sesuai dengan kualitas dan juga kondisi barangnya, tentu mamer lebih menarik dibanding bahan lainnya.

Batu marmer yang tersusun dari kalsit atau kalsium karbonat (CaCO3) yang juga terdiri dari berbagai kandungan mineral seperti kuarsa, mika, klorit, tremolit, serta silikat seperti graphit, hematit, dan juga limonit. Semua komposisis dari batu marmer ini akan memiliki kadar yang berbeda-beda. kemudian kadar dari komposisi marmer tersebut juga menentukan kualitas dari batu marmer.

Komposisi yang menyusun batu marmer juga akan mempengaruhi warna batu marmer tersebut. tentunya, dengan begitu maka dengan melihat warna batu saja sudah cukup bisa menilai kualitas batu marmer. Dan perlu diketahui bahwa mamer yang paling memiliki nilai tinggi atau yang paling mahal adalah marmer dengan warna putih jernih.

Marmer dengan ciri putih bening memiliki kandungan kristal sekitar 90%. Kemudian untuk kualitas dibawahnya adalah marmer dengan warna abu-abu yang dihasilkan dari kandungan grapit. Untuk warna pink, dan merah terjadi karena adanya kandungan hematit. Kuning krem pada marmer terjadi karena kandungan limonit.

Selain dari segi warna, kualitas dari marmer juga tergantung dari tekstur batu marmer sendiri. ada yang memiliki tekstur kasar dan juga ada yang memiliki tekstur halus. Kemudian selain tekstur, marmer juga bisa memiliki perbedaan porositas, kekuatan regangan, dan ketahanan terhadap suhu dan cuaca.

Disamping itu semua, mamer yang cukup banyak diincar adalah marmer yang jernih atau bisa tembus cahaya. Hanya saja untuk mencarinya diperlukan pengalian dan bisa dikatakan cukup sulit sehingga harganya cukup fantastis. Itu semua dilakukan karena proses terbentuknya batu marmer tersebut terjadi pada permukaan bumi yang cukup dalam.

Proses terbentuknya batu marmer

Proses terbentuknya batu marmer terjadi secara alami dialami. Pada dasarnya mamer hasil metamorfosa atau hasil perubahan dari batu kapur. Karena pengaruh suhu dan juga gaya endogen dari dalam bumi, maka terbentuklah berbagai folasi atau non folasi. Pengkristalan yang terjadi pada batu kapur tadi kemudian membentuk permukaan dan juga bentuk yang baru. Batu yang awalnya berbentuk batu kapur, kini berubah menjadi batu marmer. Bentuk dan permukaan batu marmer sama sekali berbeda dengan batu kapur.

Hanya saja memang keberadaan batu marmer tidak bisa dipisahkan dari batu kapur, dimana ada kapur, disana ada marmer dan sebaliknya. Dengan begitu maka paling tidak Anda sudah tahu kemanakah jika Anda ingin melihat gunung marmer,maka Anda bisa pergi ke gunung kapur. Batu kapur atau sering juga disebut dengan gamping cukup banyak didapatkan di indonesia. Hal tersebut disebabkan karena Indonesia memiliki iklim tropis yang cocok untuk pertumbuhan batu kapur dan juga batu marmer yang proses terbentuknya batu marmer bisa terjadi.

Proses Metamorposa

Kemewahan Marmer

0 Response to "Proses Terbentuknya Batu Marmer"