Manfaat dan Kegunaan Batu Marmer Hijau

Kegunaan batu marmer hijau. Batu marmer termasuk jenis bebatuan metamorf dengan berbagai varian tekstur dan warnanya. Jenis batu marmer sendiri terjadi akibat pengkristalan yang disebabkan oleh batu kapur yang melunak akibat tekanan da panas sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan mineral pada batu itu sediri. Adapun komposisi batu marmer paling utama yaitu dolomit dan kalsium. Selain berwarna hijau, batu marmer sendiri terbagi ke dalam beraneka ragam warna sesuai komposisi mineral yang terdapat di dalamnya. Untuk marmer berwarna hijau sediri biasanya bertekstur ular.

Manfaat dan Kegunaan Batu Marmer Hijau

Di samping warnanya yang melambangkan kesejukan, batu marmer hijau memiliki berbagai kegunaan dan manfaat di antaranya :
1. Dijadikan Pupuk
Batu marmer jika dipanaskan bisa mengusir gas karbondioksida pada kalsit itu sendiri. Dengan begitu yang tersisa hanyalah kalsium dioksida yakni zat kapur. Adapun hal tersebut bisa dipakai sebagai kapur untuk digunakan pada pupuk di lahan pertanian, yakni bisa mengurangi tingkat keasaman pada tanah. Jika diterapkan secara bersamaan dengan pupuk maka hal ini bisa meningkatkan mutu hasil pertanian. Berdasarkan penelitian sendiri dari Agricultural Research Service di Departemen Pertanian yang ada di Amerika Serikat yang meneliti lahan pertanian jagung menjelaskan di mana sebagian ladang jagung tanpa kandungan unsur dari pupuk dan kapur mengakibatkan tanaman itu sendiri berjuang demi bertahan hidup.
2. Untuk Menetralkan Asam
Batu marmer basanya terdiri atas kandungan kalsium karbonat sehingga membuatnya lebih sensitif dalam menetralisir asam. Ketika batu marmer menggapai tingkat kemurnian yang tinggi, maka batu ini pun sering hancur hingga menjadi bubut. Adapun hal tersebut bisa diproses agar kotoran bisa dihilangkan serta dipakai pada proses pembuatan pupuk, misalnya Alka Seltzer dan Tums yang dipakai untuk dapat mengobati gangguan pada sistem pencernaan yang disebabkan karena kelebihan pada zat asam di dalam tubuh. Adapun marmer yang telah hancur juga bisa dimanfaatkan untuk dapat meminimalisir tingkat asam pada tanah, dijadikan sebagai asam untuk menetralkan di pabrik kimia serta meminimalisir kadar asam di sungai.
3. Bahan Dasar Untuk Arsitektur
Seperti kita ketahui, batu marmer hijau ini memberikan tingkat kecantikan dan keanggunan. Maka dari itu, batu tersebut pun bisa dimanfaatkan untuk dijadikan bahan baku pada pembuatan berbagai macam furniture untuk rumah, misalnya perapian, barang kerajinan, jendela dan meja. Adapun batu marmer sendiri merupakan sejenis dari batu alam tembus cahaya, dengan begitu bisa memberikan sifat yang lunak. Di samping itu, batu marmer pun mempunyai kemampuan lebih tinggi menyerap air. Dengan begitu membuat marmer dijadikan sebagai material pembuatan patung. Adapun tekstur lembut pada marmer sendiri membuatnya lebih mudah dipahat. Ada beberapa jenis patung dari bahan dasar marmer yang juga begitu terkenal, yakni Dewi Yunani sebagai jenis patung artemis.
4. Bahan Utama Pembersih Rumah
Jenis bebatuan marmer sendiri terdiri atas kalsit, yakni mineral yang memiliki tingkat kekerasa hingga 3 skala Mohs. Maka dari itu, sejenis batu alam tersebut banyak digunakan sebagai bahan dasar pada cairan untuk pembersih rumah, seperti dapur dan kamar mandi. Adapun kelembutan yang terdapat dalam batu marmer membuatnya sebagai bahan dasar alat pembersih tanpa menyebabkan kerusakan ataupun goresan.
5. Dijadikan Batu Nisan
Marmer sendiri termasuk batu alam dengan sifat begitu menarik. Hal ini dikarenakan, batu tersebut memiliki nilai ekonomis sebab relatif lebih mudah dipotong serta mudah diukir bila dibandingkan bebatuan yang lain, contohnya pada granit yang tak tahan curah hujan  dan asam. Maka dari itulah, tak heran jika banyak yang membuat batu nisan dari batu marmer hijau.

Berikut adalah penampakan dari batu marmer hijau,

Lembaran batu marmer hijau

Meja dari batu marmer hijau

0 Response to "Manfaat dan Kegunaan Batu Marmer Hijau"